Perkuat Kualitas Perencanaan, Bawaslu Lingga Bahas Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2026
|
Lingga, Bawaslu - Bawaslu Kabupaten Lingga melaksanakan kegiatan perencanaan dengan materi “Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran: Dari Belanja ke Kinerja” pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan dan penganggaran di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lingga.
Kegiatan tersebut menghadirkan Bob Edwin Normande, S.Si., M.S.P., Perencana Ahli Muda pada Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Kabupaten Lingga, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada pencapaian output dan outcome yang terukur.
“Penyusunan anggaran harus dimulai dari penetapan prioritas dan target kinerja, bukan semata-mata dari penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” tegas Bob Normande.
Bob menjelaskan bahwa RKA perlu memiliki keterkaitan yang jelas antara permasalahan, tujuan, output, indikator, target, hingga kebutuhan anggaran. Setiap kegiatan yang direncanakan harus memiliki hasil yang konkret dan indikator keberhasilan yang dapat diukur.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RKA, antara lain penentuan prioritas kegiatan, perhitungan kebutuhan anggaran (costing), penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan RAB, pengendalian risiko, efisiensi anggaran, serta monitoring dan evaluasi.
Dalam penentuan prioritas, kegiatan perlu mempertimbangkan tingkat urgensi, dampak terhadap pencapaian target, risiko, serta kewajiban pelaksanaan tugas kelembagaan. Sementara itu, setiap komponen anggaran harus memiliki dasar perhitungan yang rasional, sesuai kebutuhan riil, volume yang wajar, dan standar biaya yang berlaku.
Karakteristik Kabupaten Lingga sebagai wilayah kepulauan juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam perencanaan kebutuhan anggaran. Kondisi tersebut berkaitan dengan kebutuhan mobilitas, koordinasi, waktu pelaksanaan, serta biaya kegiatan yang mendukung pelaksanaan tugas Bawaslu di wilayah Kabupaten Lingga.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan RKA. Pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap realisasi anggaran, tetapi juga terhadap pencapaian output dan kualitas hasil kegiatan. Dengan demikian, tingginya realisasi anggaran diharapkan tetap sejalan dengan pencapaian kinerja yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Lingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dokumen perencanaan dan penganggaran, mulai dari penetapan target kinerja hingga perhitungan kebutuhan anggaran. Pemeriksaan mandiri (self-review) juga diperlukan sebelum dokumen memasuki tahapan reviu dan finalisasi.
Penyusunan RKA yang efektif, efisien, terukur, dan berorientasi pada hasil menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target kinerja Bawaslu Kabupaten Lingga. Perencanaan anggaran yang disusun berdasarkan kebutuhan dan prioritas kelembagaan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu secara optimal.
Humas