Dirgahayu ke-3 Bawaslu Kabupaten Lingga Bagikan Sembako kepada Masyarakat Pemberian Paket Sembako Untuk Warga.

Dirgahayu ke-3 Bawaslu Kabupaten Lingga Bagikan Sembako kepada Masyarakat

Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia genap berusia 3 tahun pada 15 Agustus 2021 sebagai lembaga permanen setelah sebelumnya ad hoc. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu Bawaslu Kabupaten Lingga mengangkat tema “Bakti Sosial” berbagi kebutuhan pokok dengan masyarakat Kabupaten Lingga pada Minggu, 15 Agustus 2021.

Zamroni, S.H.,M.M Ketua Bawaslu Kabupaten Lingga mengatakan di dalam situasi wabah Covid-19 ini, kita hanya bisa berbagai untuk yang membutuhkan. Sebab dampak  wabah Covid-19 tak hanya mengancam kesehatan dan nyawa masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap perekonomian.

 

“Di hari HUT Bawaslu Kabupaten/Kota ke-3 ini kita bagikan sembako di dua titik yakni Dabo Singkep dan Daik bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Zamroni.

Zamroni menjelaskan selama 3 tahun, kehadiran Bawaslu Kabupaten Lingga menuai pro dan kontra dari berbagai elemen. Posisi Bawaslu Kabupaten Lingga dinilai terlalu dekat dengan titik konflik, seperti tekanan dari peserta pemilu. Akan tetapi, dibalik itu semua masyarakat memiliki harapan yang begitu besar terhadap kehadiran Bawaslu Kabupaten Lingga.

“Bawaslu hadir sebagai solusi terhadap berbagai tuntutan masyakarat untuk melakukan pengawasan dan penindakan atas berbagai pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh siapa pun, termasuk kepada penyelenggara pemilu karena mereka tidak luput dari potensi melakukan pelanggaran,” ujarnya.

 

Zamroni berharap Bawaslu Kabupaten Lingga dapat selalu berintegritas dan kompeten dalam mengawal proses demokrasi ke depan.

“Harapan saya Bawaslu Kabupaten Lingga dapat selalu menjaga integritas dalam mengawal proses demokrasi ke depan. Walaupun Indonesia saat ini terdampak wabah Pandemi Covid-19, kita semua harus tetap teguh dan lebih baik lagi dalam menjalankan tugas,” tutur Zamroni.

Dirgahayu Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Indonesia yang ke-3, semoga tetap menjadi pengawas, sekaligus sebagai eksekutor dan pemutus perkara untuk membuktikan peran dan eksistensinya mengawal pemilu yang berintegritas bagi kemajuan bangsa.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *